sebuah karya, sebuah cerita...^^

Uraian rasa disetiap rangkaian kata-kata

Jumat, November 19, 2010

Danau cantik dari Bencana^^

Danau cantik dari Bencana

Oleh Amril Taufik Gobel

Tak lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Sumatera Utara tidak mampir sejenak ke Danau Toba, danau vulkanik yang merupakan danau terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Pesona eksotisnya berupa hamparan danau luas laksana lautan dengan pepohonan rindang dan perbukitan yang menawan. Danau ini berukuran 1700 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 450 meter dan terletak 906 meter di atas permukaan laut, di tengah danau terdapat Pulau Samosir yang tak kalah menariknya menjadi objek kunjungan wisata.

Photo credits - Arie Basuki/Tempo

Dalam kunjungannya pada 1996, Pangeran Bernard dari Belanda bahkan menyatakan kekagumannya pada panorama indah danau ini. “Juallah nama saya untuk danau ini. Saya tak dapat melukiskan betapa indahnya Danau Toba,” katanya antusias.

Ada tujuh kabupaten di sekeliling danau, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir yang memiliki panorama alam indah dan menjadi lokasi tujuan wisata. Umumnya wisatawan menikmati keelokan Danau Toba dari Parapat di Simalungun dan Tuktuk Siadong di Pulau Samosir.

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73 ribu-75 ribu tahun lalu dan merupakan letusan super volcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama dua minggu.

Photo credits - Agung Chandra/TempoDebu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama satu minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan, pada beberapa spesies, juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir. Ketika menikmati keindahan danau ini, Anda mungkin tak membayangkan bahwa pesona yang terjadi berasal dari bencana dahsyat letusan gunung berapi yang mendatangkan ketakutan dan kengerian ketika itu.
Perjalanan darat ke Danau Toba, tepatnya ke Parapat, memakan waktu empat sampai lima jam dari Medan. Tersedia bus atau travel yang langsung menuju Parapat. Rutenya melewati Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, dan belok ke arah Pematang Siantar. Sepanjang perjalanan, kita disuguhi panorama perkebunan kelapa sawit dan karet.

Apabila menggunakan kereta api, dari Medan pilih rute menuju Pematang Siantar. Dari sini perjalanan dilanjutkan menggunakan bus ke Parapat. Waktu tempuhnya satu jam.

Photo credits - Agung Chandra/Tempo

Untuk tempat menginap dan tinggal lebih lama menikmati keindahan Danau Toba, tersedia banyak hotel dan penginapan. Di Parapat, sedikitnya ada 900 kamar hotel berbagai jenis, mulai dari bintang empat hingga homestay, di Tuktuk juga tak berbeda. Baik di Parapat maupun Tuktuk, wisatawan dapat langsung menikmati danau dari pinggirannya. Tarif hotel di Tuktuk dan Parapat bervariasi, sesuai tipikal turis yang datang. Mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 500 ribu per malam tergantung tipe hotel.

Sebuah perusahaan travel bahkan menawarkan menikmati keindahan Danau Toba dari udara, yakni menggunakan paralayang. Setiap wisatawan diberi kesempatan terbang menggunakan paralayang dari kawasan pegunungan Tongging, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara. Bagi para wisatawan yang ingin mencoba paralayang akan ditemani seorang instruktur berpengalaman, namun tentunya penentuan bisa terbang atau tidak tergantung pada kondisi cuaca dan angin.

Tidak hanya itu, menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam bisa Anda nikmati dari pesisir danau. Dari dataran tinggi Karo di sebelah utara, keelokan danau terlihat memanjang dipandang dari Sikodonkodon. Namun, hanya ada satu resor di sini. Di sisi barat, pemandangan danau dan Pulau Samosir dapat dengan sempurna disaksikan dari Tele. Ada gardu pandang di ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan laut untuk menikmati senja di Danau Toba.

Baca juga blog Amril

Lautan Pasir Gunung Bromo^^

Lautan Pasir Gunung Bromo

Oleh Amril Taufik Gobel

Keberadaan Gunung Bromo dengan lautan pasirnya yang fenomenal sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Indonesia. Gunung Bromo merupakan salah satu gunung pada Pegunungan Tengger.

Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, panorama elok terpancar saat memandang pesona alam yang tidak akan pernah ada habisnya. Gunung Bromo berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti Brahma atau seorang dewa yang utama dan terletak dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang.

Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo, mengepulkan asap putih. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Ketinggian yang relatif “rendah” untuk ukuran gunung membuat perjalanan menuju Gunung Bromo relatif mudah.

Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, Anda bisa menikmati hamparan lautan pasir luas, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menggapai langit. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya atau sebaliknya menikmati temaram senja dari punggung bukit Bromo.

Untuk melihatnya, Anda harus menaiki Gunung Pananjakan yang merupakan gunung tertinggi di kawasan ini. Medan yang harus dilalui untuk menuju Gunung Pananjakan cukup berat. Untuk menuju kaki Gunung Pananjakan, Anda harus melalui daerah yang menyerupai gurun yang dapat membuat Anda tersesat. Saat harus menaiki Gunung Pananjakan, jalan yang sempit dan banyak tikungan tajam, tentu membutuhkan ketrampilan menyetir yang tinggi.

Untuk itu, banyak pengunjung yang memilih menyewa mobil hardtop (sejenis mobil jeep) yang dikemudikan oleh masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar berasal dari suku Tengger yang ramah dengan para pengunjung. Sampai di atas, ada banyak toko yang menyediakan kopi atau teh hangat dan api unggun untuk menghangatkan tubuh sambil menunggu waktu tebitnya matahari. Ada pula toko yang menyewakan pakaian hangat.

Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Menyaksikan terbitnya matahari memang merupakan peristiwa yang menarik. Buktinya, para pengunjung rela menunggu sejak pukul 5 pagi menghadap sebelah timur agar tidak kehilangan momen ini. Anda pun tidak selalu bisa melihat peristiwa ini, karena bila langit berawan, kemunculan matahari ini tidak terlihat secara jelas.

Namun, saat langit cerah, Anda dapat melihat bulatan matahari yang pertama-tama hanya sekecil pentul korek api, perlahan-lahan membesar dan akhirnya membentuk bulatan utuh dan memberi penerangan sehingga kita dapat melihat pemandangan gunung-gunung yang ada di kawasan ini. Antara lain, Gunung Bromo, Gunung Batok, atau Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Sejarah terbentuknya Gunung Bromo dan gunung-gunung yang ada di sekitarnya berawal dari keberadaan Gunung Tengger (4.000 mdpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi saat itu.

Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan ukuran diameter lebih dari 8 kilometer. Material vulkanik letusan gunung sekarang berubah menjadi lautan pasir, konon material tersebut pernah tertutup oleh air. Aktivitas vulkanik dengan munculnya lorong magma mengakibatkan terbentuknya gunung-gunung baru seperti Gunung Bromo, Gunung Widodaren, Gunung Batok, Gunung Watangan, Gunung Kursi dan Gunung Semeru.

Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Bromo memang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan panorama gunung lainnya. Di sekitar Bromo hingga puncak tidak ditemui tanaman hijau selain semak belukar. Gunung Bromo yang masih terdapat dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa lautan pasir seluas 5.250 hektare.

Untuk mencapai kaki Gunung Bromo, Anda tidak dapat menggunakan kendaraan. Sebaliknya, Anda harus menyewa kuda dengan harga Rp 70 ribu atau bila Anda merasa kuat, Anda dapat memilih berjalan kaki. Tapi, patut diperhatikan bahwa berjalan kaki bukanlah hal yang mudah, karena sinar matahari yang terik, jarak yang jauh, debu yang beterbangan dapat membuat perjalanan semakin berat.

Dari kaki gunung fenomenal itu, Anda harus menaiki anak tangga yang jumlahnya mencapai 250 anak tangga untuk dapat melihat kawah Gunung Bromo. Sesampainya di puncak Bromo , Anda dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap.

Anda juga dapat melayangkan pandangan ke bawah, dan terlihatlah lautan pasir dengan pura di tengah-tengahnya. Setelah berlama-lama di puncak, apabila pelancong sudah merasa kelaparan, di bagian bawah Bromo terdapat warung-warung yang menjajakan gudeg, mie instan, air mineral dan jajanan murah. .

Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa.

Photo credits - Rhamadian Qadafi/Portaltiga

Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.

Ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat ke kawasan Gunung Bromo antara lain, Berkunjunglah pada musim kemarau, jangan musim penghujan, sehingga anda akan mendapatkan momen pemandangan yang sempurna. Siapkan pakaian pelindung dingin, seperti kerpus, slayer, syal, sarung tangan, jaket, dan jangan lupa sepatu karena cuaca disini cukup dingin. Bawalah juga kacamata untuk pelindung dari debu pasir selama di Segoro Wedi. Jangan berada di kawah Bromo di atas pukul 9 pagi untuk menghindari risiko keracunan.

Ada empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional Bromo Semeru ini yaitu: Desa Cemorolawang jika melalui jalur Probolinggo, Desa Wonokitri dengan jalur Pasuruan, Desa Ngadas dari jalur Malang dan Desa Burno adalah jalur Lumajang.

Adapun rute yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut:
- Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km,
- Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 km
- Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km

Selamat menikmati keindahan eksotis Gunung Bromo!

Baca juga blog Amril

Pesona Warna Kawah Kelimutu^^

http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/16-pesona-warna-kawah-kelimutu?cid=today
Oleh Amril Taufik Gobel

Inilah sebuah gunung yang menyimpan misteri sekaligus pesonanya. Gunung Kelimutu terletak di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan puncak berketinggian 1.690 m dari atas permukaan laut, gunung itu memiliki keunikan karena ada tiga buah danau kawah berbeda warna.

Photo credits - Arif Fadillah

Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring perjalanan waktu. Tak kurang sudah 12 kali perubahan warna terjadi dalam waktu 25 tahun terakhir ini. Danau pertama dan kedua letaknya sangat berdekatan, sedangkan danau ketiga terletak menyendiri sekitar 1,5 km di bagian Barat. Perubahan warna ini diduga akibat adanya pembiasan cahaya matahari, adanya mikro biota air, terjadinya zat kimiawi terlarut, dan akibat pantulan warna dinding dan dasar danau.

Kelimutu merupakan gabungan kata dari "keli" yang berarti gunung dan kata "mutu" yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.

Photo credits - Arif FadillahDanau atau Tiwu Kelimutu dibagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna - warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau "Tiwu Nuwa Muri Koo Fai" merupakan tempat berkumpulnya jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau "Tiwu Ata Polo" merupakan tempat berkumpulnya jiwa orang-orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau "Tiwu Ata Mbupu" merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.

Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.

Awal mulanya daerah ini diketemukan oleh Van Such Telen, warga negara Belanda, tahun 1915. Keindahannya dikenal luas setelah Y. Bouman melukiskan dalam tulisannya tahun 1929. Sejak saat itu wisatawan asing mulai datang menikmati danau yang dikenal angker bagi masyarakat setempat. Mereka yang datang bukan hanya pencinta keindahan, tetapi juga peneliti yang ingin tahu kejadian alam yang amat langka itu. Bagi penggemar hiking dan menyukai keindahan alam di desa pegunungan tropis, berwisata ke tempat ini merupakan pilihan terbaik. Kawasan Kelimutu telah ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Alam Nasional sejak 26 Februari 1992.

Untuk mencapai Gunung Kelimutu yang pernah meletus di tahun 1886 ini, butuh “perjuangan” tersendiri. Dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur, butuh waktu sekitar 3 jam dengan mobil sewaan dengan kondisi jalan yang tidak terlalu bagus, berkelak-kelok, melintasi jurang dan tebing. Kita akan menemui kampung terdekat dengan kawah gunung Kelimutu yang bernama Kampung Moni.

Kampung ini terletak di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende yang berjarak 13 kilometer dari Danau Kelimutu. Dari Moni hanya dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai bibir Danau Kelimutu.

Selain dari Maumere, Kelimutu juga dapat dicapai dari Ende menggunakan bus antarkota ataupun kendaraan sewaan, dengan harga dan waktu perjalanan yang relatif tidak jauh berbeda. Dari ibukota Propinsi NTT, yakni Kupang, pengunjung dapat menggunakan pesawat menuju kota Ende, di Pulau Flores, dengan waktu tempuh mencapai 40 menit. Kelimutu terletak sekitar 66 kilometer dari Kota Ende dan 83 kilometer dari Kota Maumere.

Photo credits - Arif Fadillah

Di Kampung Moni banyak dijajakan kain tenun Lio yang menjadi salah satu produk khas lokal disana dan dijual oleh penduduk setempat kepada para wisatawan. Di Kampung Moni pula terdapat penginapan yang bisa dipakai oleh wisatawan untuk menginap atau beristirahat.

Terdapat sekitar 20 homestay yang dikelola penduduk dengan tarif Rp 25.000- Rp 50.000 per malam sedangkan cottage milik pemerintah bertarif Rp 75.000-Rp 85.000. per malam. Edelweis, Pinus dan Cemara adalah sejumlah tumbuhan yang dapat kita temui saat memasuki kawasan Kelimutu.

Nah, selamat menikmati kawasan kawah danau 3 warna gunung Kelimutu yang eksotis itu!

Baca juga blog Amril

Minggu, Juli 25, 2010

kekecewaan untuk kedua kalinya

awalnya dia orang yang gua kagumin sebagai salah satu seseorang yang penting dalam hidup gua setelah ortu..

tapi setelah itu  penghiyanatannya timbul..
kebencian dam kekecewaan tumbuh seperti pohon yang ada di dunia.. tanpa di sadari,, gua udabersikap tegar dan terima apa adanya cukup lama,,
setelah merasa tertekan dan lelah,, akhirnya segala yang di pendam meluap dan mengobar...

awalnya lu pilih dia ,, yang sebagai temen gua... dan gua uda deket dengan nya... lalu kenapa dia juga tega hiyanatin gua yang ternyata temennya sendiri...
diaammm... hanya ituu kata yang bisa gua bilangg...

hingga sampe ada yang tanya apa gua marah??
so,, gua hanya memberi senyum,, walau bibir ini tersenyum tapi hati ini meranaa.. sakitt banget bagaikan kehilangan untuk selamanya....

dan akhirnya pun hubungan itu berakhir,, hanya sebulan kurang lebihnya...
dan,, rasa kecewa,, atas terlahirnya penghiyanatan itu terkikis oleh waktu yang terus bergulir...

walau masi membekas seperti tancapan sebuah benda kepada batang pohon pisang,, semua goresan yang telah tertcipta,, tak bisa akan terhapuskan,, walau semua sudah berahkir.....

dan semua keadaan berubah,, dan sedikit membaik,,,

dan hingga sekarang... kejadian itu terulang...
entah salah siapa?? tapi semua itu membuat goresan yang tetep ada ini semakin sakit dan semakin memberikan luka yang dalamm....

sangat sulit untuk menerima.. sahabat, cinta, sayang, persaudaraan,, semua hanya kamuplase,, semua begitu cepat untuk dipahami dan dimengerti...

walaupun dia udah tau apa yang akan gua lakukan,, apa yang akan terjadi kalo hal itu terulang,, semua uda gua ceritakan,, tapiii.....................

sia-sia sekarang yang gua rasa... semua timbul lagiii.. sakit lagi... kecewa lagiii... yang ada tekanan semakin parah dari yang awal...

 salah siapa?? masi belum bisa ada yang menjawab,, semua begitu cepat dan tak bisa dimengerti dengan waktu yang singkat...

tapi yang tersesal,, kenapa mau?? kenapa bisa??
apa alasannya karena CINTA????????????

kalo semua itu terujud karena cinta,, apa gak bisa sedikit aja berpikir untuk dikorbanin cintanyaa demi perasaan seseorang yang gak bisa nerima ini??
untuk seseorang yang telah menganggap dia sebagai salah satu dari keluarganya sendiri...

sekarang ,,, gua hanya bisa pasrah,, walau hati sering terluka,, tetesan air mata hanya bisa lewat dan tak tertahan,, tertekan, sakit, kecewa, amarah,, hanya bisa ditunjukan dibelakang ,,, hanya bisa diungkapkan di dalam.,,tak bisa di publikasi kan..

bodoh ?? memang...
egois?? yaahh...

hal terpenting sekarang udah gak ada,, sahabat,, hanya kamuplase belaka,,, cinta hanya alasan,, persaudaraan hanya sebuh status kosong yang tak memiliki nilai yang lebih lagi...

sekarang hanya seorang diri yang sedang menjalani hidup yang entah bagaimana hal itu bisa dapat terjadi...

Minggu, Juni 27, 2010

sepiring nasi + sayur kangkung + ikan asin cabe

sabtu, 26- juni 2010

pergi main jam 6 sama citra, niat mah,, cumamau ilangin bete di rumah..
dan akhirnya pergi juga deh. ke suatu tempat makan roti panggang di kawasan pasar lama.

jam 6 gua pergi dari rumah. tadi niat nya pergi jam 5 an,, apa daya gua mandi lama,, ya udah deh, jadi jam 6 perginya..

trus buat sampe tujuan kita harus jalan dari turun angkot.
lumayan juga jalan dari by pas sampe ke belakang tempat makan tersebut , kira-kira butuh waktu kurang lebih 15 menit..

jalan malam sambil ngobrol.. aksik juga..

setelah sampai pada tempat tujuan kami. kami meminta menu..

cukup lama kami memilih menu, saking bingungnya..

akhirnya terpilih lah menu yanag kami iingin kan..

citra mesen roti panggang + coklat + keju + susu ama minum coklat dinggin.

gua sendiri mesen roti panggang + pisang + coklat + keju + susu ama minumnya sama coklat dingin..


setelah minuman kami hadir, kami meminumnya hingga minuman tinggal setengah, roti yg kami pesan baru daateng..

dan kami pun segera melahap roti nya.. nyammmm nyaammm.. enakk..
tapi baaru makan setengah aja uda bikin mual, mungkin karena terlalu manis atau apa ..

lalu setelah selesai kami pulang, karena  citra gak mau pulang kami pulang jalan kaki sampai dirumahnya.

dan entah kenapa ,, tiba" koko gu sms nyuru pulang uda malam, pdahal baru pukul 8 lewat 25, tumben banget gua uda disuru pulang, dan setelah sampai drumah, gua baru tau..
ternyata nyokap nunggu gua pulang buat makan bareng bersama-sama, walau dengan makan kangkung dan ikan asin tapi tetep terasa hangat kalo dimakan bersama...

Sabtu, Juni 26, 2010

mama ku kocak dehh!!^^

suatu hari.. saat lagi kesiangan bangun dan akhirnya telat untuk pergi kerja..

siang hari bolong gua disuru cariin uban sih mama...
(kocak yee?? kaya di kampung-kampung gitu, sore-sore duduk-duduk santai cari kutu.. tapi ini bukan kutu yaa... UBAN,,)

nah pas hari itu,, tentu aja gua ga langsung iya-in perintah mama,, soalnya gua lagi online. dan apa daya, karena pada jam 1 siang waktu tangerang listrik di daerah rumah gua padam. mau gak mau deh, karena gak ada kerjaan lagi. sambil ngandem di teras rumah akhirnya perintah mama terjawab dengan "iya"..

satu uban, dua uban, tiga uban, sampe ada kali itu 100 uban di kepala mama gua cabut, ampe aga sedikit botak gtu palanya beliau... hahahahha

tiba-tiba tercetus satu hal dari mama , karena gua sedikit banyak ngedumel kerjainnya... hahahaa

mama : "coba ada si lina, mama suruh si lina,, dia lagi sibuk ujian sih."

temen mama : "si lina siapa?"

mama : "mantu gua. pacarnya si koko"

gua : "pacar aku kapan mah dateng ke rumahnya??" sambil ketawa-tawa..

mama : "haha. lagi kamu tolak. jadi pada gak ada yang dateng kan tuh.."

bruakakakakaaa

mama. mama.........
trus si mama tanya tentang si itu lagiii.. "K" just inisial yaa......

gua jawab aja lagi sibuk... padahallll...


ya mama emg terkadang kocak, bisa jadi tempat curhat juga...
tapi mama terkadang suka ngeledekk......... wqwqwqqq

Jumat, Juni 04, 2010

minggu pertama, Masa PKL=KERJA~

01 Juni 2010

hari pertama PKL , awal mulai dimulai PKL,

gak banyak yang gua ketauin tentang PKL selain yaa miripannya kerja lahh hanya itu bayangan gua. kerja berarti capek... hahahhaaa

pagi itu gua dateng jam 7.30 pas. hari pertama. masi semangat gitu. hahha. gak bisa tidur(ini sih emang kebiasaan gua kalo ada acara kepikiran mulu gak bisa tidur). gak telat. masuk ruang kepala bagian umum, buat tanya masuk ke bidang apa tar pas PKL ..
karena gua PKL di KANTOR PELAYANAN PAJAK di bagian PENGAWASAN DAN KONSULTASI.
dan hari pertama PKL gua ngerasa canggung banget. grogi. nearvouz, semua dahh.
duduk diantara para pekerja tetap.

kantor yang tempatnya itu seperti blok. ada 4 blok. dan gua masuk di bagian blok 2 yang orang kantor sana bilang "WASKON" kata ini merupakan singkatan dari pekerjaan mereka.  So , hari pertama ini gua gak ngerasa kerja. gak kerja malah. cuma bantu temen-temen serekan gua yg di waskon" laennya.

awalnya gua tanya ke pembimbing gua, ada yg bisa dibantu bu? ehh,, ibunya malah senyum sambil bilang"kamu duduk dulu aja"

yda gua duduk. temen" gua mah lagi pada kerjain pekerjaan yg disuru. gua duduk diem bengong. hahhaa

akhirnya gua disuru ama kaka yg duduk dsamping gua buat bantuin temen gua kerja. yda w bantu ampe kelar kerjanya.

so hari pertama intinya cuma bantu"..

masuk hari ke dua. gua juga cuma bantu" temen" gua yg dapet kerjaan masukin surat, cap surat... gitu" aja

hari ketiga. kami semua gak kerja sama sekali karena pembumbung" kami pada sosialisasi diluar kantor, gua sama temen" cuma ngemil, makan, maen, becanda. makan petis. hahhaa

hari keempat gua gak masuk. dan saat gua gak masuk katanya temen gua ada yg kena omel gara" maen game.

hari kelima ini dia.. baru rasain kerja .. motocopi, arsipin surat, hahhaa.
akuntansi PKL-nya gituan.. hahhaa.. trus tadi anak" pada ngobrol sama pak ahmad, dia tanya" tentang singkatan" istilah pajak gitu, hahaha
anak akun di tes pengetahuan pajaknya, trus beliau bilang lebih suka liat orang baca buku dibanding maen game, "pintar itu dari diri kamu sendiri bodoh pun dari diri kamu sendiri" itu yang diceritain temen kata" pak ahmad saat gua lagi motocopy, jadi gak bisa ikutan ngobrol.hahhaha

then, disana kerjanya keliatan nyantai banget. maklum PNS. hahhhaaa. walau kita gak tau sih, seberapa berat kerja mereka. hihihii

tapi yang gua heran,, tukang petis disana laku looohhhhhh... setiap abis jam istirahat, jam 2an gitu, tukang petis keatas ,, tawarin petis. trus pada mesen dagh. ampe tukang petis tau kali ya kesukaan masing" karyawan sana. hahhahaaa tentunya di bagian "WASKON" hahhaa

dan gak ada abisnya juga kita yg PKL disana ikut"an makan petis. hhahahhahaha

so, 1 minggu yg cukup buat gua punya pengalaman baru,, waktu dimana orang" baru yang peduli sama gua..

oyaa, gara" hari kamis gua gak masuk gara" lemes, so, hari jumat bagian waskon 2 care sama gua, sampe diomelin gua gara" gak sarapan. hahhahahahhahhahahhaaaaaa

jadi kepengen kerja di kantor pajak,, hahhaaaa

niat mau resign dari sana. tapi berat,, gua uda rasa nyaman disana, ka tyas sering kasih makanan. hahhaa
uda saling kenal juga..